Tampilkan postingan dengan label baca di taman menteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baca di taman menteng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2016

OASE di ANTARA PILAR KOTA.

Jurnal DAAI, Episode 437 : OASE di ANTARA PILAR KOTA.
Keberadaan taman penting artinya bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat khususnya di perkotaan. Taman tidak hanya sekedar memberi ruang penghijauan atau fungsi ekologis, tetapi juga sebagai sarana edukasi, sosial, kreasi dan rekreasi. Menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, Ruang Terbuka Hijau yang dianggap layak untuk sebuah kota, haruslah berjumlah sekitar 30 persen dari total luas lahan kota tersebut. Di Jakarta, hal itu sulit dilakukan.
Berapa rata-rata maksimal kemampuan pemerintah provinsi DKI untuk menambah taman kota sampai dengan 15 tahun terakhir ini?

Jumat, 12 Juni 2015

Baca Asyik di Taman

baca asyik di taman menteng bersama KBBT doc KBBT(dimas)

Sabtu minggu lalu, saya pergi ke sebuah taman di pusat kota Jakarta. Kehadiran taman kota di Jakarta memang menjadi kebutuhan dan sejak beberapa tahun lalu pemerintah daerah DKI Jakarta mewujudkan kebutuhan warga ini, jadilah taman semakin eksis di kalangan masyarakat ibu kota. Menurut saya taman sudah beralih fungsi, bukan hanya sekedar untuk ditanami pohon-pohon agar terlihat lebih hijau. Semakin beragam aktivitas yang dilakukan warga, tidak hanya sebatas nongkrong, tempat baby sitter nyuapin anak-anak asuhannya, dan jalan-jalan sore. Banyak komunitas saat ini menggunakan taman untuk melakukan kegiatan positif mereka, salah satu taman kota yang sering disambangi oleh berbagai komunitas adalah Taman Menteng, yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat.

Malam itu saya sudah ingin kembali ke rumah, ketika langkah saya terhenti dan memutuskan untuk berjalan kembali. Saya melihat ada tumpukan buku dan majalah yang diletakkan di atas kain berwarna merah-hitam. Sederhana penampilannya, tapi mampu menarik perhatian saya. Sedikit berbincang dengan teman-teman yang berada disitu, saya akhirnya tahu mereka adalah Komunitas Baca di Taman. Usut punya usut, mereka memiliki hobi yang sama, membaca, dan ingin memanfaatkan ruang publik; intinya mereka ingin memasyarakatkan membaca. Wah, saya baru tahu ada komunitas unik yang sesuai dengan hobi saya seperti mereka! Saya pun mencoba membaca buku-buku yang mereka bawa, merasa buku membutuhkan waktu lebih lama untuk dibaca (karena saat itu saya harus pulang), saya mengambil salah satu edisi majalah. Tertulis di sampul depannya: KOMAZINE, bukan majalah komersil. Saya penasaran dengan isinya. Benar dugaan saya, seru! Tidak jauh dari perbincangan-perbincangan filosofis dan (saat itu yang saya baca) menyangkut kapitalisme. Coba semua orang bisa baca hehe.

Komunitas ini selalu ada di Taman Menteng (dekat rumah kaca) setiap akhir pekan, biasanya mulai pukul 18.00 atau 19.00. Agenda yang ada antara lain diskusi buku ringan, akustikan, dll. Ah seru juga bisa bertemu dengan komunitas ini. Mungkin lain waktu saya bisa mampir kembali :)

P.S: Jika ingin mengenal mereka lebih dekat, coba hubungi melalui twitter mereka di @bacaditaman.

Irene Swastiwi V. K. @swastiwii